Berita Informasi Publik Untuk Masalah Pandemi COVID-19

Berita Informasi Publik Untuk Masalah Pandemi COVID-19

Seperti yang telah kita semua ketahui sebuah kejadian menarik pada awal tahun 2020 berbuntut panjang hingga saat ini. Kejadian tersebut sering dibahas dalam berbagai berita informasi publik hingga saat ini. Pandemi virus COVID-19 atau yang lebih akrab kita sebut Corona ini telah menghilangkan banyak nyawa, menginfeksi ratusan ribu atau bahkan milliaran orang dan telah menjadi masalah besar terhadap perekonomian pada tahun ini. Beberapa negara menyikapi pandemi Corona ini sebagai bencana nasional dan banyak orang berpendapat bahwa cara pandang tersebut adalah yang paling tepat ketika berhadapan dengan infeksi penyakit menular berskala global seperti ini. Pada situasi seperti ini hal menarik terus-menerus terjadi. Mulai dari orang yang memanfaatkan kepanikan massal untuk kepentingan mereka sendiri dan orang-orang yang ingin mengekspos diri mereka agar bisa mencapai popularitas yang besar.

Berbagai berita yang berhubungan dengan fenomena Corona ini terus bermunculan. Salah satu dari yang paling baru adalah reaksi berlebihan dari seorang politisi terhadap siaran seorang youtuber mengenai orang yang berhasil menemukan obat untuk virus Corona dan cara untuk melakukan tes yang cepat dan murah. Reaksi yang dituai dari konten ini adalah tudingan bahwa informasi ini adalah kebohongan publik. Politisi tersebut langsung melaporkan akun youtube dan orang yang terlibat didalamnya ke polisi atas kasus penyesatan informasi publik. Polisi juga langsung mengambil tindakan dengan menyelidiki permasalahan ini dan saat ini tahap penyelidikan sudah sampai pada pemeriksaan saksi-saksi dan pencarian bukti.

Jika dilihat dari kronologis kejadian sebenarnya dapat dikatakan tidak ada yang aneh. Seseorang memiliki sebuah akun youtube yang membutuhkan konten. Ada orang yang mengaku memiliki cara untuk melakukan rapid test yang murah dan mampu mengobati Corona dengan ramuan yang dia ciptakan. Kedua orang ini bertemu di sebuah pulau dan melakukan wawancara. Penemu obat Covid tentu saja menggunakan kesempatan tersebut untuk menjelaskan produknya, sedangkan pemilik akun youtuber berusaha untuk menjadi pewawancara yang kritis tapi berusaha untuk tidak menyerang atau mencari keburukan produk yang ditawarkan penemu obat. Pada akhirnya terungkaplah fakta bahwa obat ini telah pernah diuji dan bahwa rapid test dapat dilakukan dengan biaya yang sangat murah.

Berita Informasi Publik Mengenai Obat Corona Cenderung Menjadi Kebohongan Besar

berita informasi publik

Pemberitahuan mengenai obat corona tidak hanya terjadi sekali ini dan sudah terjadi di mana-mana di seluruh dunia. Permasalahan virus Corona yang sampai saat ini sangat membebani masyarakat membuat siapa saja mau melakukan apa saja untuk mendapatkan solusi yang cepat jitu dan murah hanya dengan berdasarkan sebuah berita informasi publik yang tidak dapat dipastikan kejelasannya. Selain itu terdapat banyak juga orang yang ingin mencari keuntungan uang atau popularitas dari kejadian ini yang membuat berita bohong mudah sekali muncul. Tidak heran jika berita mengenai obat covid- 19 yang berasal dari ramuan herbal ini segera dianggap sebagai berita bohong.

Reaksi masyarakat terhadap ramuan ini tidak berlebihan tapi karena kekhawatiran bahwa keberadaan obat ini akan merusak integritas pemerintah mendorong seseorang melaporkannya ke Polda Metro Jaya. Penemu obat Covid-19 menyatakan bahwa ramuannya mampu untuk menguji infeksi hanya dengan mengeluarkan biaya ringan yaitu sebesar 10 sampai 20 ribu rupiah saja. Hal ini tentu saja menjadi sebuah kekhawatiran bagi sebagian besar orang karena pemerintah mengeluarkan produk rapid test yang menularkan biaya sangat besar dan sampai saat ini alat tes tersebut masih digunakan secara luas untuk menguji masyarakat di berbagai fasilitas kesehatan.

Tujuan Pelaporan Penemu Obat Corona dan Orang Lain yang Terkait

berita informasi publik

Pelapor menyatakan bahwa laporan yang dibuatnya ditujukan untuk mengungkap fakta. Kebenaran mengenai kandungan obat yang mampu mentralisir Covid-19 perlu diungkap. Hasil uji klinis dan laboraturium tempat pembuatan obat juga perlu diungkap. Semua fakta ini penting agar obat Covid-19 yang menjadi titik cerah dalam kekalutan tidak berujung dalam pandemi ini tidak berubah menjadi kebohongan besar belaka. Bahaya dari konten ini juga disinyalir sangat banyak. Orang yang telah mempercayai bahwa obat Covid-19 telah ditemukan akan mengabaikan semua anjuran pemerintah mengenai protokol kesehatan yang selama ini telah berjalan secara nasional. Jika obat tersebut tidak benar maka hal ini hanya akan memperburuk keadaan. Pelaporan ke pihak kepolisian sama sekali tidak dianggap berlebihan mengingat efek dari berita ini sangat merugikan terhadap usaha penanganan Covid-19 dari pemerintah yang selama ini telah berjalan dan produk yang ditawarkan fasilitas kesehatan.

Solusi untuk masalah Corona dirasakan sebagai sesuatu yang tidak akan dapat ditemukan dalam waktu dekat. Saat ini hanya vaksin yang bisa ditemukan untuk menghadapi Corona ini. Walaupun demikian banyak orang yang optimis akan dapat menemukan obat Corona secepatnya. Orang yang terkena masalah ini berasal dari berbagai kalangan. Tidak semua orang memiliki cukup pengetahuan dan cukup kritis untuk menghadapi berbagai macam informasi yang mungkin saja menjerumuskan. Oleh karena itu berita informasi publik ini harus disikapi dengan hati-hati untuk menghindari masalah dan kerugian.